Tingkat pertumbuhan tahunan gabungan pasar kabel global mendekati 4,1% pada tahun 2018-2026.
9 Juli 2018|Dilihat:1337

Lembaga riset pasar internasional TMR baru-baru ini merilis laporan riset pasar kabel, yang menyatakan bahwa tingkat pertumbuhan tahunan gabungan pasar kabel global mendekati 4,1% pada tahun 2018-2026.


Kabel-kabel yang tercantum dalam laporan ini meliputi kabel tegangan rendah, kabel tegangan menengah, kabel tegangan tinggi, dan kabel serat optik, termasuk kabel energi dan kabel data yang terbuat dari tembaga, aluminium, dan serat.

Laporan tersebut meyakini bahwa pada tahun 2026, pasar kabel global akan terus dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi dan faktor spesifik industri. Kawasan Asia-Pasifik mungkin akan terus berada di garis depan permintaan global, dan pasar di kawasan ini akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 4,8% pada tahun 2026, lebih tinggi dari rata-rata global.


Permintaan global akan kabel secara langsung bergantung pada perluasan sektor industri dan pengembangan infrastruktur di bidang pembangkitan dan transmisi listrik, telekomunikasi, sektor perumahan dan komersial. Urbanisasi yang pesat dan pertumbuhan populasi global telah meningkatkan permintaan untuk industri-industri ini, sehingga memberikan banyak peluang bagi pasar kabel global.


Pasar kabel global secara umum dapat dibagi berdasarkan jenis, material, dan aplikasi. Dari segi jenis, divisi kabel dan kawat tegangan rendah diperkirakan akan mendominasi pangsa pasar antara tahun 2018 dan 2026. Kemajuan urbanisasi mendorong perluasan jaringan transmisi dan distribusi serta peningkatan bangunan perumahan dan komersial, yang merupakan faktor utama tingginya pangsa pasar segmen ini. Selain itu, meningkatnya permintaan akan kabel tegangan rendah dalam instalasi listrik otomotif merupakan faktor lain yang memengaruhi dominasinya sepanjang periode perkiraan.


Namun, di antara semua jenis, bagian kabel serat optik diperkirakan akan berkembang dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan yang signifikan sebesar 6,1% karena meningkatnya penggunaannya dalam sistem telekomunikasi, transmisi televisi, dan jaringan data.


Berdasarkan material, kabel berbasis konduktor tembaga mendominasi pasar pada tahun 2017 dan diperkirakan akan memimpin pasar kawat dan kabel selama periode perkiraan. Konduktivitas listrik yang sangat baik serta daktilitas dan kekuatan tarik yang tinggi menjadikan tembaga sebagai material serbaguna untuk kawat dan kabel. Selain kinerja dan daya tahan yang tinggi, tembaga juga memiliki kemampuan untuk menahan tekanan dengan keausan minimal dan membutuhkan perawatan yang lebih sedikit. Oleh karena itu, meskipun biaya logam tinggi, kabel dengan konduktor tembaga sebagai material utama diperkirakan akan menyumbang 64,3% dari total pangsa pasar kabel pada tahun 2026.


Dari segi aplikasi, bangunan perumahan dan komersial serta transmisi dan distribusi menyumbang 64,3% pangsa pasar pada tahun 2017. Urbanisasi yang pesat, khususnya di Asia-Pasifik dan Timur Tengah, mendorong permintaan akan kabel dan kawat di industri bangunan perumahan dan komersial serta distribusi. Selain itu, langkah-langkah efektif pemerintah yang telah ditambahkan secara global untuk meningkatkan jaringan transmisi dan distribusi yang ada telah mendorong perkembangan sektor transmisi dan distribusi.


Dari perspektif pasar regional, kawasan Asia-Pasifik mendominasi pasar kabel global pada tahun 2017, dengan Tiongkok menyumbang sebagian besar pendapatannya. Posisi dominan kawasan ini di pasar disebabkan oleh basis populasi yang besar, industrialisasi dan urbanisasi yang terus berkembang, pengembangan jaringan transmisi dan distribusi, peningkatan produksi energi terbarukan, produksi mobil skala besar, dan dukungan pemerintah untuk perluasan atau peningkatan inisiatif infrastruktur.


Sejauh menyangkut negara, Tiongkok diperkirakan akan memimpin pasar kawat dan kabel di kawasan ini sepanjang periode perkiraan. Negara ini memiliki sejumlah besar produsen kawat dan kabel, menghasilkan lebih dari dua kali lipat dari produsen kawat dan kabel terbesar kedua. Selain Tiongkok, negara-negara termasuk India, Korea Selatan, dan Jepang juga diperkirakan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pasar kawat dan kabel di kawasan Asia Pasifik. Pasar India diperkirakan akan berkembang dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan yang cepat sebesar 5,1% selama periode perkiraan. Pada tahun 2017, Amerika Utara dan Eropa menyumbang total 34,2%. Karena pasar kawat dan kabel yang relatif matang di Eropa dan Amerika Serikat, diperkirakan pangsa pasarnya akan sedikit menurun selama periode perkiraan.